Bahan Materi MK Penyusunan Kontrak

Bagi mahasiswa/i yang mengambil Mata Kuliah Teknik Penyusunan Kontrak Kelas A dengan dosen pembimbing Bapak Rio Kustianto Wironegoro, S.H.,M.Hum.NOT dapat mengunduh materi kuliah di web saya ini. Adapun materi kuliah ini hanya materi yang pernah saya sampaikan setelah UTS (saat praktikum berlangsung). Bahan materi kuliah secara lengkap dapat fotokopi secara langsung di Foto Copy depan kampus (dekat ATM/Bank) atau di Foto Copy Hendra. Di web saya ini hanya saya sediakan materi power point Teknik Penyusunan Kontrak (silahkan klik disini). Apabila anda ingin lebih lengkap lagi (Powerpoint Materi, Materi mengenai surat kuasa, contoh contoh kontrak, kuasa menjual dan komparisi) dapat mencari dan mem-fotokopi dikedua tempat tersebut. Selamat menempuh ujian UAS. Semoga diberikan kelancaran dan kemudahan. Amien.

H. Dodik Setiawan Nur Heriyanto, S.H. (Asisten)

Tugas MK Penyusunan Kontrak

Tugas ini diperuntukkan bagi setiap mahasiswa/i yang mengambil Mata Kuliah Penyusunan Kontrak dengan dosen pembimbing Bapak Rio Kustianto Wironegoro, S.H., M.Hum.NOT.

Topik Tugas: Analisis terhadap Kontrak yang ada di masyarakat Baca selebihnya »

Resensi Buku: Good Corporate Governance

Cover Depan Buku

Cover Depan Buku

Judul Buku

: Good Corporate Governance: Perkembangan Pemikiran dan Implementasinya di Indonesia dalam Perspektif Hukum
Penulis : Ridwan Khairandy dan Camelia Malik
Penerbit : Total Media Yogyakarta
Tahun Terbit : 2007
Jumlah Halaman : Viii + 193 halaman
ISBN : 979-15913-1-8

Resensi Buku  :

Perkembangan terbaru membuktikan bahwa manajemen tidak cukup hanya memastikan bahwa proses pengelolaan manajemen berjalan dengan efisien. Diperlukan instrumen baru, Good Corporate Governance (GCG) untuk memastikan bahwa manajemen berjalan dengan baik. Ada dua hal yang ditekankan dalam konsep ini yaitu, pertama, pentingnya hak pemegang saham untuk memperoleh informasi dengan benar (akurat) dan tepat pada waktunya. Kemudian yang kedua yaitu kewajiban perusahaan untuk melakukan pengungkapan (disclosure) secara akurat, tepat waktu, dan transparan terhadap semua informasi kinerja perusahaan, kepemilikan, dan stakeholder Baca selebihnya »

“KNOWING”: Holland as our Future International Study

We cannot predict what will happen in future. But we have to optimist with our live and do the best for our future.

kompetiblogbadge-neoBelum lama ini saya bersama rekan-rekan di kantor menonton film “Knowing” di salah satu bioskop yang ada di Jogjakarta. Ide ‘nonton bareng’ ini berangkat dari penasaran kami dengan beberapa berita di media cetak yang menyatakan bahwa film ini masuk box office. Terlebih jika mendengar kabar bahwa antrian tiket nonton film tersebut sampai sepanjang rel kereta api yang mayoritas dipenuhi oleh anak muda.

There is a pattern to predicting the future

Film ini bermula tatkala Sekolah Dasar di Massachusetts pada tahun 1959 mengadakan acara penguburan kapsul waktu. Seorang guru, Miss Taylor memberikan tugas kepada siswa-siswinya untuk menggambar dan hasil gambar mereka akan dimasukkan di dalam kapsul waktu yang nantinya akan dibuka lagi dalam rentang waktu 50 tahun. Setiap gambar dikemas dalam amplop tertutup dengan diberi nama lengkap sesuai nama si pembuat gambar.

Baca selebihnya »

“No Last Chance” to Study in Netherland

kompetiblogbadge-neoAfter careful selection of all students that have indicated that they would like to be nominated for the scholarship, I am sorry to inform you that you have not been selected for nomination”. Begitulah bunyi awal surat yang saya terima belum lama ini mengenai kepastian beasiswa yang akan saya dapatkan untuk studi ke Belanda. Surat tersebut bukan merupakan surat yang kesekian kalinya yang kebanyakan dikirimkan melalui electronic mail (e-mail) daripada melalui pos. Rasa ‘deg-deg’an kadang menyelimuti hati saya ketika menerima surat ataupun e-mail perihal pengumuman beasiswa.

Mungkin saya merupakan salah satu dari sekian ratus bahkan ribuan pelamar beasiswa yang mempunyai pengalaman sama dalam meraih beasiswa tersebut. Kebetulan saya (kata beberapa kawan) ngebet sekali agar bisa kuliah di Belanda. Banyak usaha dan lamaran sudah coba saya kirimkan selama ini dan sementara hasilnya masih saja belum memuaskan. Dalam surat biasanya disebutkan secara detail seberapa besar jumlah pelamar beasiswa yang kurang beruntung. Contoh kecil adalah beasiswa HSP Huygen Scholarship atau Stuned yang diperebutkan oleh ribuan pelamar. Setidaknya surat yang berisi penolakan lamaran beasiswa jangan membuat kita kemudian menyerah dan pasrah saja namun justru membuat kita terus berjuang dan berusaha agar usaha yang selanjutnya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Baca selebihnya »