Dodik Setiawan Nur Heriyanto

Home » Law (Hukum) » Dispute Settlement Law » Solusi Hukum Kasus Lumpur Gas

Solusi Hukum Kasus Lumpur Gas

My New Ideas

Law is not merely words but also reflecting more actions.

Oleh: H. Dodik Setiawan Nur Heriyanto, SH

Kondisi terakhir Lumpur

Akhir-akhir ini banyak media massa yang memberitakan masalah munculnya semburan lumpur gas panas di daerah Sidoarjo Jawa Timur akibat dari aktivitas pengeboran gas PT Lapindo Brantas. Bahkan kini masyarakat disekitar perusahaan tersebut mulai panik dan menuntut ganti rugi atas lumpur gas yang membanjiri rumah mereka.

Kasus seperti ini sering terjadi di tanah air kita walaupun kadang jarang kita mendengar bagaimana resolution-nya baik dari pihak perusahaan maupun dari pemerintah. Dan bahkan tidak kecil pula kerugian yang harus diderita oleh masyarakat akibat pencemaran lingkungan sebagai akibat dari aktivitas perusahaan. Padahal di dalam undang-undang secara jelas menyatakan tentang perlindungan hak-hak masyarakat dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup dan Undang-Undang Nomor 39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia.

Berdasarkan realita di lapangan, kerugian akibat semburan lumpur panas PT Lapindo Brantas tersebut sangatlah besar. Selain tanaman dan puluhan hektar areal sawah yang rusak, juga kerugian ternak dan harta benda warga, terganggunya roda perekonomian dan kehidupan sosial. Dan masyarakat, baik yang sudah mengungsi maupun yang belum, kini mulai dicekam ketakutan dan merasa tidak aman. Sejumlah pabrik di sekitar lokasi kejadian juga berhenti beroperasi akibat peristiwa tersebut. Bahkan, kejadian itu membuat jalan tol Gempol-Sidoarjo dan arah sebaliknya ditutup pada 10 Juni lalu, sehingga arus lalu lintas dialihkan lewat pasar Porong dan Japanan yang menimbulkan kemacetan sekitar 3-4 kilometer.

Menurut aturan yang berlaku, ada banyak cara untuk menyelesaikan masalah sengketa lingkungan hidup baik penyelesaian di luar pengadilan, proses pengadilan (perdata maupun pidana), ataupun class action. Dan sejumlah lembaga dan organisasi hukum serta lingkungan sudah menyatakan siap mem back up dan memfasilitasi upaya gugatan perdata yang dilakukan warga korban lumpur panas di Sidoarjo Jatim. Masyarakat berhak mengajukan gugatan perwakilan ke pengadilan dan/atau melaporkan ke penegak hukum mengenai berbagai masalah lingkungan hidup yang merugikan perikehidupan masyarakat (Pasal 37 ayat 1 UU No. 23 Tahun 1997). Hal ini dapat juga dilakukan, agar jangan sampai korban digiring untuk menerima perdamaian atas tekanan atau ancaman oknum-oknum tertentu.

Pengelola (perusahaan) yang telah lalai melaksanakan kewajiban tersebut, harus bertanggung jawab dan bisa dikenakan sanksi atau hukuman, baik berupa denda uang maupun pidana. Tapi yang terpenting bukan sanksi atau hukumannya, namun bagaimana lokasi itu bisa dinetralisir kembali seperti semula. Namun sebelum ditutup, harus ada pertanggungjawaban kepada warga yang terkena dampak kejadian itu, karena kerugian yang diakibatkan jelas sangat besar.

Setidaknya, peristiwa semburan lumpur gas yang merugikan masyarakat sekitar Sidoarjo Jatim dapat kita ambil menjadi bahan pengalaman dan pelajaran berharga bagi daerah-daerah lain yang wilayahnya dijadikan proyek penambangan atau pengeboran, agar waspada bila terjadi dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas tersebut. Dan sudah menjadi kewajiban semua orang (maupun perusahaan) untuk memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan perusakan yang terjadi.

NB: Artikel ini pernah dipublikasikan pada kolom “Suara Mahasiswa” koran Kedaulatan Rakyat tahun 2006.


2 Comments

  1. ana says:

    keren……………………………….

  2. Dodik Setiawan says:

    terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: